Asosiasi Guru Sejarah Indonesia (AGSI) ikut berpartisipasi memeriahkan Hari Guru Nasional 24-25 November 2017

Jakarta – Asosiasi Guru Sejarah Indonesia (AGSI) baru saja ikut memeriahkan perayaan Hari Guru Nasional yang diselenggarakan oleh kemendikbud pada 24-25 November 2017, salah satu bentuk partisapasi AGSI dalam perayaan HGN kali ini adalah turut membuka stand pameran di gedung A Kemendikbud, Jl. Jend. Sudirman, RT.1/RW.3, Gelora, Tanah Abang, Central Jakarta City, Jakarta 10270. Pameran dibuka pada hari Jum’at 24 November 2017, pada pameran kali ini AGSI menghadirkan beberapa hasil karya intelektual dari para guru sejarah se-Indonesia, antara lain Jurnal yang telah beberapa edisi terbit, buku best practice dalam mengajar sejarah dari Ibu Rahmawati (Jawa Barat) dan beberapa koleksi karya tulis mengenai pendidikan sejarah dari guru sejarah di berbagai daerah, selain itu, dalam usaha memperkenalkan AGSI kepada para pengunjung pameran, AGSI pun turut membagi-bagikan sticker dan beberapa booklet. Sebagaimana kita ketahui, pameran ini ditutup seiring dengan selesainya perayaan HGN 2017 di Kemendikbud, yaitu pada sabtu, tanggal 25 November 2017

Salah satu pengunjung stand AGSI, Gilang, mengatakan bahwasanya dari dia baru tahu bahwa guru sejarah se-Indonesia memiliki forum dan wadah profesi yang spesifik, selama ini Ia hanya tahu bahwa guru bernaung hanya dalam wadah PGRI, “kalau sampe ada wadah guru sejarah sendiri, saya baru tahu” sementara itu Gilang sendiri adalah salah satu guru yang turut mengajar di salah satu sekolah swasta di Jakarta. Sebagaimana
kita ketahui, AGSI merupakan salah satu organisasi profesi bagi para guru sejarah Indonesia baik yang mengajar SMA, SMK maupun MAN yang didirikan pada tahun 2008. Menurut Ketua AGSI, organisasinya memiliki niat dan tujuan mulia dalam berkontribusi terhadap republik, khususnya di dunia pendidikan maupun kesejarahan, “…untuk itu sebagai guru sejarah kita harus bangga dan menyadari posisi sebagai ujung tombak peradaban”, ujarnya pada satu kesempatan. (ZU)

 

 

Tulisan ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *