Pembentukan AGSI Provinsi Sumatera Barat

Pengurus Inti AGSI Provinsi Sumbar

Sabtu, tanggal 26 Januari 2019 bertempat di Aula SMPN 2 Padang, jalan Bundo Kanduong (depan Hotel Ambacang/Axana) kota Padang, telah terbentuk AGSI Provinsi Sumatra Barat yang diikuti oleh Perwakilan  MGMP Sejarah dari beberapa kabupaten kota  di Sumatera Barat tingkat  SMP, SMA dan SMK.

Etty Kasyanti sebagai Ketua MGMP Sumatera Barat dan sekaligus pemegang mandat dari Presiden  AGSI Pusat Sumardiansyah, memberikan apresiasi kepada teman-teman guru yang merupakan perwakilan MGMP  dari berbagai Kabupaten/Kota di Sumatera Barat yang telah ikut mensukseskan kegiatan ini.

Kegiatan ini diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa, dan dilanjutkan dengan musyawarah pembentukan AGSI Provinsi Sumatera Barat.

Suasana Musyawarah Pembentukan AGSI Sumbar

Ketua MGMP Sumatera Barat menyampaikan dalam pembukaanya bahwa AGSI  adalah  organisasi profesi yang bersifat profesional, terbuka, independen, mandiri dan bukan partai politik yang bertujuan untuk :

  1. Meningkatkan keprofesionalan anggota;
  2. Memperjuangkan hak-hak anggota;
  3. Memberikan perlindungan kepada anggota;
  4. Meningkatkan peran serta anggota dalam menanamkan semangat nasionalisme, jiwa patriotisme, dan rela berkorban dalam mengisi kemerdekaan;
  5. Meningkatkan peran serta anggota dalam menanamkan kesadaran tentang keberagaman sebagai sumber kekuatan persatuan dan kesatuan bangsa;
  6. Meningkatkan peran serta anggota dalam berkontribusi terhadap pemajuan dunia pendidikan, kesejarahan, dan kebudayaan.

Seperti yang tertuang dalam  dalam   AD AGSI  Bab III pasal 8, jelas Etty.

Dalam mengakhiri sambutannya pemegang mandate ini menekankan bahwa pembentukan AGSI Provinsi sangat diperlukan, supaya guru-guru didaerah juga bisa mengikuti informasi dan kegiatan yang dilakukan oleh AGSI Pusat dalam rangka meningkatkan profesionalisme guru terutama guru-guru Sejarah. Dan dalam hal ini perlu kerja sama yang baik antara MGMP dengan  AGSI

Supaya  tidak terjadi pemahaman yang tumpag tindih pada guru-guru atau dualisme kepemimpinan dilapangan, maka ketua MGMP kota Padang bu Edrihanif, S.Pd mengusulkan agar pengurus MGMP Propinsi  juga menjadi  pengurus AGSI, sehingga tujuan dalam meningkatkan kompetensi guru bisa sejalan. Dan usulan ini mendapat sambutan dan  dukungan dari perwakilan MGMP kabupaten lainnya.

Pemilihan pengurus AGSI Sumatera Barat dilakukan secara aklamasi yang dipandu langsung oleh ketua MGMP kota Padang (Edrihanif), didalam  proses pemilihan suara bulat kepada pemegang mandate sekaligus sebagai ketua MGMP Provinsi Dra. Etty Kasyanti.

Dengan terbentuknya AGSI Sumatera Barat diharapakan guru – guru sejarah  di Sumaetra Barat khususnya dan Indonesia umumnya semakin kompak, saling berbagi dan  dapat meningkatkan kompetensi baik lewat MGMP maupun lewat AGSI.

Perwakilan Kabupaten/Kota Guru Sejarah Sumbar

Dalam sambutan terakhir Dra. Etty Kasyanti menyampaikan ucapan terima kasih kepada:

  1. Bapak Sumardiansyah, Presiden AGSI Pusat sekaligus sebagai inspirator dan motivator  terbentuknya AGSI Provinsi Sumatra Barat.
  2. Bapak Drs. Khairul Jasmi,M.M (Pemimpin Redaksi Harian Singgalang dan Komisaris PT. Semen Padang) yang telah menyumbangkan konsumsi untuk kegiatan ini.
  3. Ibu Dra. Witra Dewi, MM ( kepala SMPN 2 Padang) yang telah memfasilitasi tempat dan sarana lainnya untuk kelancaran kegiatan ini
  4. Bapak/Ibu guru sejarah sebagi perwakilan dari MGMP kabupaten lainnya di Sumatera Barat (edr)
Tulisan ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *